Ditulis oleh Damien Alomar
Versi asli dalam bahasa inggris http://www.asgvis.com/
Diterjemahkan oleh Rofii
Menambahkan Lampu
Di dalam VRay terdapat 2 (dua) jenis lampu, yaitu Rectangular Lights dan Omni Lights (Point Lights).
Kita terlebih dahulu akan membahas tentang Omni Lights yang pada toolbar VRay disimbolkan dengan bulatan (lingkaran) kuning.
Yang perlu diperhatikan setelah anda menekan/klik simbol dan meletakkan omni light pada sebuah scene adalah omni light akan menghasilkan/memancarkan cahaya ke segala arah. Juga tergantung pada ukuran scene anda, bisa jadi sebuah omni light akan tampak kecil atau besar pada sebuah scene. Ukuran dari omni light tidak akan mempengaruhi apapun, tapi akan lebih baik jika ukurannya kita ubah supaya tidak mengganggu dalam proses pembuatan atau editing model.
Setelah menambahkan lampu, anda perlu untuk mengatur properties lampu tersebut dengan cara klik kanan mouse anda tepat pada obyek lampu, pada bagian bawah menu yang baru muncul ada pilihan untuk VRay for SketchUp, kemudian pilih/klik Edit Light. Cara yang lain adalah pada Menu bar utama (main toolbar) klik Edit>Group>V-Ray for SketchUp>Edit Light.
Kemudian akan muncul jendela (window) baru untuk mengatur/edit lampu
Pada bagian Intensity ada dua parameter yaitu warna (Color) dan intensitas (Multiplier). Pilihan warna adalah untuk memberikan warna yang dihasilkan oleh lampu tersebut sedangkan intensitas adalah nilai yang menentukan gelap-terangnya lampu tersebut.
Di bagian bawah Options adalah pilihan Decay yang mengontrol bagaimana intensitas bentuk cahaya (dan bayangan) berubah berdasarkan jarak antara lampu dan obyeknya.
Pada kondisi asalnya (default) adalah Linear yang berarti intensitas bentuk cahaya (dan bayangan) tidak akan berubah sama sekali. Ini adalah kondisi yang sama sekali tidak realistic karena pada kenyataannya bentuk cahaya (dan bayangan) sebenarnya berubah. Pilihan kedua adalah Inverse yang berarti bentuk cahaya akan berubah berdasarkan kebalikan dari jaraknya. Sedangkan pilihan ketiga adalah Inverse Square yang berarti bentuk cahaya akan berubah berdasarkan jarak dengan sekelilingnya. Inverse Square adalah bagaimana intensita bentuk cahaya akan berubah seperti pada dunia nyata, jadi anda disarankan untuk menggunakan pilihan ini. Anda tidak harus mengetahui perhitungannya tapi anda harus lebih berhati-hati dalam pemilihannya.
Berikut adalah contoh gambar berdasarkan perbedaan masing-masing pilihan di atas. Setting yang berubah dalam contoh di bawah ini hanya pilihan tipe Decay-nya saja.
Pada bagian bawah yaitu Shadow ada beberapa pengaturan yang sangat berguna. Pertama adalah pilihan untuk mengaktifkan atau non-aktifkan bayangan. Fitur Radius adalah untuk mengontrol ketajaman dari bayangan. Lampu Omni pada dasarnya akan menghasilkan sebuah bayangan yang sangat tajam, jadi jika anda hendak mengurangi ketajamannya (blur) gunakan fitur ini.
Yang perlu anda perhatikan adalah jika anda mengisikan nilai yang tinggi maka waktu render yang dibutuhkan juga akan bertambah, bahkan jika terlalu tinggi mungkin bayangan obyek tersebut akan menghilang/tidak kelihatan. Subdivision adalah fitur yang berfungsi untuk mengontrol kualitas bayangan. Nilai yang rendah akan dapat mempercepat waktu render tapi kualitas bayangan yang dihasilkan juga rendah (binti-bintik/butiran-butiran bayangan akan tampak lebih kasar). Sebaliknya jika nilainya tinggi maka waktu render yang dibutuhkan juga akan lebih lama tapi hasil render akan lebih berkualitas (butiran-butiran akan tampak lebih halus).
(bersambung)
Kami bangga jika artikel ini dapat menambah pengetahuan anda. Donasi anda sangat penting untuk menjaga blog tutorial ini terus bernafas memberikan info dan download file terbaru. Terima Kasih.
ISTILAH TERPOPULER UNTUK MENCARI ARTIKEL INI
-  sketchup lampu download, 
ARTIKEL LAIN YANG BERHUBUNGAN
If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds






















NOTE : Jangan lupa untuk mengaktifkan melalui confirmation link di email anda




GoBlogTheme












5 Comments so far (Add 1 more)