header image

Penggunaan V-Ray Global Illumination GI (Pencahayaan Realistik)

Pembahasan Tutorial oleh Aziz -sunrise300@gmail.com-

Versi asli dalam Bahasa Inggris di http://www.oman3d.com/

Diterjemahkan oleh Rofii

index_hall.jpg

Tutorial singkat ini membahas tentang bagaimana pencahayaan bisa telihat realistik dalam sebuah scene dengan fasilitas V-Ray Global Illumination. V-Ray adalah sebuah plugin mesin render - render engine- untuk Max yang dibuat oleh Chaos Group. V-Ray sendiri mempunyai banyak fasilitas, termasuk di dalamnya adalah akurasi dalam pencahayaan, pengolahan material lebih lanjut dan kemampuan mempercepat waktu render.

Ini adalah tutorial untuk level lanjutan dan tidak akan membahas tentang pemodelan. Anda hanya harus membuat sebuah scene yang sederhana dengan beberapa obyek sekeliling seperti gambar di bawah.

Menggunakan V-Ray sebagai ‘Mesin Render’

Untuk mengaktifkan V-Ray sebagai mesin render, buka program 3DS Max kemudian tekan tombol F10, tekan Assign Renderer di bagian bawah kotak dialog yang baru terbuka kemudian klik tombol “…” di samping bagian Production dan pilih V-Ray dari daftar pada kotak dialog yang baru muncul

001.gif

Menggunakan dan mengatur lampu

Pada menu Create, klik menu light kemudian tekan tombol panah kecil di samping tulisan Standard dan pilih VRay Light. Jumlah lampu (VRay Light) yang digunakan dalam sebuah scene tergantung dari kebutuhannya, dalam pembahasan tutorial ini digunakan enam buah VRay Light dan diletakkan pada bagian dalam dari suatu box yang berada di atas (langit-langit ruangan) kemudian atur lampu sesuai gambar di bawah.

002.gif003.gif

004.gif

Pengaturan konfigurasi rendering

Setelah scene anda sudah siap, buka kotak dialog Render Scene dengan menekan F10. Pada bagian Renderer, non aktifkan Default Light -seperti gambar di bawah- hal adalah untuk mempercepat waktu render karena nantinya yang akan dikalkulasi hanya lampu VRay

005.gif

Di bagian bawah pada V-Ray:: Indirect Illumination (GI) rollout, aktifkan fungsi GI dengan cara menekan tombol On. Kemudian ubah nilai Secondary Bounces menjadi 0.9 dan atur GI engine menggunakan Light Cache.

006.gif

Lihat ke bawah pada bagian V-Ray:: Irradiance Map rollout kemudian atur seperti gambar di bawah

007.gif

Irradiance adalah suatu fungsi yang menggambarkan bagaimana setiap titik dalam sebuah scene 3D menerima cahaya dari berbagai arah. Secara umum, irradiance setiap titik dalam sebuah scene akan berbeda dari setiap arah. Untuk lebih lanjutnya, anda bisa mencari tahu tentang Irradiance Map dari online Chaos Group help file.

Pada bagian V-Ray:: Light cache rollout aktifkan Show calc. phase seperti gambar di bawah

008.gif

Light Cache adalah suatu teknik yang digunakan untuk memperkirakan kekuatan penerangan secara umum dalam suatu scene untuk menghasilkan suatu bayang yang lembut. Untuk lebih lanjutnya, anda bisa mencari tahu tentang Light Cache dari online Chaos Group help file.

Pada bagian V-Ray:: rQMC Sampler rollout, naikkan nilai Global subdivs multiplier menjadi 2.2. Kemudian pada V-Ray:: Color mapping rollout atur seperti gambar di bawah.

009.gif

Kesimpulan

Ini adalah hasil akhir sesuai yang diinginkan dengan intensitas lampu yang rendah dan obyek tanpa tekstur.

index_hall.jpg

Mudah-mudahan tutorial ini dapat berguna untuk anda memulai menggunakan V-Ray Render Engine. Pastikan anda mencoba beberapa kali dengan setting -pengaturan- yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang anda inginkan.

Tutorial courtesy of http://www.oman3d.com/

You can also alternatively visit the Oman3D Forum


Kami bangga jika artikel ini dapat menambah pengetahuan anda. Donasi anda sangat penting untuk menjaga blog tutorial ini terus bernafas memberikan info dan download file terbaru. Terima Kasih.

ISTILAH TERPOPULER UNTUK MENCARI ARTIKEL INI


ARTIKEL YANG LAIN

If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds

15 Comments so far (Add 1 more)

  1. Maaaanthaaaabbb……

    1. Anto on November 20th, 2007 at 5:51 pm
  2. pas buat interior kl pake vray light,terutama cahaya tegak dari atas kok plafond ruangan jadi ikutan warna lantai, kenapa ya.. utk material plafond sdh dicoba dr vraymtl sampai standart, tp ya ttp spt itu. mohon analisanya..thanks

    2. minu_minu on May 30th, 2008 at 9:48 am
  3. @ minu-minu : coba pada secondary bounces-nya (pada rollout GI/indirect illumination) nilainya dikecilin sekitar 0,8 ato 0,7 kemudian pada slot material, coba aktifkan fresnel reflection pada bagian sebelah kanan reflection, mungkin bisa sedikit membantu, selamat mencoba….

    3. ziegrusak on May 31st, 2008 at 2:54 pm
  4. Caranya dapetin trialnya gmn y? Kasi taw alamatnya plzzz…

    4. Sebastian on July 10th, 2008 at 11:34 pm
  5. @ sebastian : trial apaan nih???

    5. ziegrusak on July 11th, 2008 at 10:10 pm
  6. aq udh install V-ray enginenya, tp kok nggak keluar di assign renderernya ya, padahal uh tak ikuti tips yg spt dibuku Handi Chandra terbitan Maxikom…knp yaa???? thanks 4 help….

    6. Arman Susilo on August 14th, 2008 at 3:47 pm
  7. @ mmmhhh… ini v-ray berapa ya? sebenarnya baek trail maupun versi crack kalo installnya udah betul harus ada di assign render, mungkin ada yang kelewatan (coba di cek posisi folder installannya barangkali meleset). kalo soal buku handi chandra terus terang aku juga kurang tau karena baru sempet liat-liat aja, belum sempat ngebacanya. atau coba nanya ke situs dia

    7. ziegrusak on August 15th, 2008 at 1:20 am
  8. alloo lam kenal… klu untuk interior vray OK dee, tp klu vray untuk exsterior biar lebih bagus bisa ga?

    8. 10N on August 17th, 2008 at 6:11 pm
  9. Halo .. sbelumnya trims untuk sgala ilmu yg bermanfaat darimu…
    gmn menggunakan render v-ray for sketchup untuk penggunaan lighting interior dari lampu downlight, pencahayaan neon, dll… peletakan titik2 pencahayaannya …please thanks

    9. alex on August 18th, 2008 at 11:55 pm
  10. @ 10N : salam kenal juga…kata siapa vray hanya bagus untuk interior?? eksterior juga bisa oke kok…

    @ alex : sama-sama…emang salah satu kelemahan vray for sketchup sampai saat ini adalah lighting karena yang tersedia disana baru point dan rectangle (masih belum support untuk jenis lampu yang menggunakan IES/seperti halnya di max) juga penggunaan light material. jadi ya mungkin sementara ini kemampuan vray for sketchup masih segitu (mungkin loh..maklum masih versi pertama) atau barangkali ada temen-temen yang laen yang lebih tau soal lighting di vray for sketchup??

    10. ziegrusak on August 19th, 2008 at 2:37 am
  11. sip… tutorialnya ditambah donk, eh bagaimana cara membuat cahaya vray spotlight?

    mohon masukan salah satu contoh desain exterior di http://argajogja.blogspot.com/2008/08/merender-exterior-house-with-vray.html

    11. argajogja on August 19th, 2008 at 11:08 am
  12. Salam kenal bung…
    saya mohon kirim cd/ dvd instaler V-ray dong…
    kesulitan saya itu, cari di toko2 gak dapet.
    nanti saya ganti, pliiiiiiiiiiiiiiiiiiis….

    12. Herher on August 19th, 2008 at 11:13 am
  13. @ argajogja : hehehe iya maunya sih cepet-cepet bisa nambah tutorial lagi, cuma sayang bahasa inggeris saya ga begitu bagus jadi yaaa…butuh waktu untuk translate hehehehe….

    @ herher : salam kenal juga, lah anda butuh vray untuk apa ?? 3ds max atau sketchup atao apa? trus yang versi berapa?? sebenarnya kalo cari-cari di artikelku yang laen banyak kok link donlotnya…

    13. ziegrusak on August 19th, 2008 at 7:45 pm
  14. salam kenal.giman sich …cara buat cahaya yg bisa realistik, tapi dak pakai banyak cahaya???thank’s

    14. aziz on December 27th, 2008 at 9:34 pm
  15. @ aziz | salam kenal juga, mungkin maksudnya bikin realistik tapi tanpa banyak sumber cahaya (lampu/light source) ya? cara termudah adalah kalo kita menggunakan vray maka aktifkan GI dan environment. Tapi klo cuma itu sih, perasaan, perasaan nih ya, kayaknya akan ’sedikit’ kurang realistik. Tapi mendingan dicoba aja dulu ya…

    15. lakonlokal on December 29th, 2008 at 1:32 am

Post a Comment

Email anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda* wajib diisi

*
*